Satgas PPKPT Unibba dan BEM Ajak Mahasiswa Wujudkan Lingkungan Kampus Bebas Pelecehan Seksual

Foto Bersama peserta dan narasumber kegiatan edukasi “Perempuan Berdaya, Indonesia Aman: Semangat Kartini Melawan Pelecehan Seksual” yang diselenggarakan oleh BEM dan Satgas PPKPT Universitas Bale Bandung dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.

Bandung, 21 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Bale Bandung (Unibba) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Perempuan Berdaya, Indonesia Aman: Semangat Kartini Melawan Pelecehan Seksual” pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unibba sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak, martabat, dan pemberdayaan perempuan.

Dalam pemaparannya, narasumber dari Satgas PPKPT Unibba menjelaskan berbagai bentuk kekerasan seksual yang dapat terjadi di lingkungan kampus, mekanisme pelaporan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh seluruh sivitas akademika. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya keberanian untuk berbicara, saling menghormati, serta membangun budaya kampus yang inklusif dan berkeadilan.

Ketua pelaksana kegiatan dari BEM Unibba menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus memperjuangkan ruang yang aman dan setara bagi semua pihak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap isu kekerasan seksual dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung selama kegiatan. Berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan menunjukkan tingginya kepedulian mahasiswa terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual serta pentingnya perlindungan bagi korban.

Melalui kegiatan edukasi ini, Universitas Bale Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Semangat Kartini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, bermartabat, dan menghargai hak setiap individu. (EZ)

Mungkin Anda juga menyukai