Penulis: Author Bakah

VAKSINASI COVID-19 BAGI DOSEN DAN KARYAWAN UNIBBA

Penyuntikan Vaksin Dosis Pertama Kepada Salah Satu Dosen UNIBBA

Universitas Bale Bandung menyelenggarakan vaksinasi covid-19 tahap pertama bagi dosen dan karyawan. Kepala Pusat Karir yang juga Ketua Satuan Tugas (SATGAS) Covid-19 Aditya Achmad Fathony, S.E.,MM.,Ak.,CA.,CTA.,MD menjelaskan bahwa penyelenggaraan vaksinasi covid-19 bagi dosen dan karyawan ini digelar dalam dua tahap, pertama pada hari Sabtu 29 Mei 2021 di aula Gedung B dan kedua pada tanggal 26 Juni 2021 dilokasi yang sama.

Tim Vaksinator dari Puskesmas Baleendah Tengah Melakukan Briefing

Kegiatan vaksinasi covid-19 terselenggara atas kerjasama antara UNIBBA dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baleendah diikuti oleh 87 orang dari internal UNIBBA dan 3 orang dari eksternal. Ketua SATGAS menargetkan seluruh dosen dan karyawan (Tendik PNS maupun Non PNS) yang tercatat belum mendapatkan vaksin  yakni 111 orang, namun pada pelaksanaanya terdapat 27 orang yang tidak hadir.

Ketua SATGAS menegaskan bahwa pemberian vaksin covid 19 secara gratis bagi dosen dan karyawan ini merupakan bentuk komitmen UNIBBA dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah dan menekan penularan virus corona khususnya di Kabupaten Bandung. Diharapkan pasca pemberian vaksin, kekebalan tubuh pelayan publik di UNIBBA khususnya dosen dan karyawan mengalami peningkatan sehingga memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNIBBA Turut Menjadi Penerima Vaksin

Pemberian vaksin bagi dosen dan karyawan UNIBBA dikoordinir oleh Kepala UPTD Puskesmas Baleendah dr.Wiji Hartono dengan melibatkan sejumlah bidan dan perawat sebagai support system. Agenda ini juga ditinjau langsung oleh Wakil Rektor bidang Umum dan Kepegawaian Muhammad Iqbal S.E, M.M didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Diana Silaswati, M.Pd serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Ir.Noor Utomo, M.P. Setiap dosen dan karyawan yang akan menerima vaksin harus mematuhi protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, pengukuran suhu tubuh dan menjaga jarak satu sama lain.

Panitia menyiapkan lima meja pelayanan yang digunakan oleh vaksinator. Meja pertama untuk pendaftaran sekaligus pengukuran tensi darah dan suhu tubuh. Meja kedua untuk pemeriksaan gula darah sewaktu, meja ketiga untuk screening kondisi kesehatan melalui wawanacara singkat. Meja keempat penyuntikan vaksin dan meja kelima tempat obesrvasi pasca penyuntikan vaksin.

Vaksinasi berjalan dengan tertib dan lancar, setelah menerima vaksin dosis pertama dosen dan karyawan disarankan untuk tetap berada dilokasi minimal 30 menit. Hal ini bertujuan untuk mengetahui reaksi tubuh penerima vaksin, apakah mengalami gangguan kesehatan sebagai efek samping atau tidak. Namun sejumlah dosen dan karyawan mengaku tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti. Beberapa diantaranya mengaku merasa kantuk dan pegal pada luka bekas suntikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dosis pertama vaksin yang diterima cenderung aman.